Kaos Arema | Toko Online Kaos Aremania Indonesia & Merchandise Store

visa mastercard paypal mandiri mastercard

Main Imbang, Arema Tersingkir 2010-09-01

aremaKANJURUHAN – Pupus sudah harapan Arema untuk melaju ke babak final Inter Island Cup (IIC) 2010. Hanya bermain imbang lawan Persiwa Wamena, skuad Singo Edan harus rela melepas tropi turnamen yang kali pertama digelar....

Kedudukan imbang 1-1 (0-0), memaksa Arema harus menyerahkan satu tiket final ke Persiwa, tim yang justru tampil di IIC dengan status tim pengganti, setelah Persipura mundur.
Adalah Alan Arrangear yang memupus impian itu, dimenit 63, setelah memanfaatkan crossing Imanuel Padwa. Tandukannya tak mampu diredam Ahmad Kurniawan. Sementara Arema, unggul terlebih dahulu lewat penalty kick yang diambil Fachruddin menit 50. Penalti diberikan wasit Aeng Suarlan, setelah Dendi yang menusuk dari sisi kanan gawang Persiwa, ditarik Isak Konon.

Sebenarnya Arema sempat unggul 2-1 di menit 71, setelah skrimit di depan gawang Persiwa, bola hasil tendangan sudut, mampu ditanduk Musafri dan masuk gawang. Hanya saja, wasit menganggap sebelum mencetak gol, Musafri sudah terlebih dahul melakukan pelanggaran.
Bahkan gara-gara kejadian tersebut, sempat terjadi ketegangan, karena Musafri terjatuh lantaran dipukul pemain Persiwa. Pemain kedua tim juga bersitegang, namun berhasil diredam wasit.

Dalam pertandingan itu sendiri, Arema benar-benar menguasai laga. Di babak pertama, Arema yang bertanding di depan ribuan Aremaia langsung tampil menekan lawannya. Mereka sadar hanya kemenangan yang akan mampu mengantarkan lolos ke partai final IIC. Pelatih Miroslav ‘Miro’ Janu menurunkan trisula sekaligus di depan, yakni Sunarto-Dendi Santoso-TA Musafri.  
Singo Edan membuka peluang melalui umpan terobosan Rony Firmansyah di menit 4. Hanya saja bola sodorannya tidak mampu dijangkau Sunarto. Gelandang jangkar ini kembali membuka peluang dengan terobosannya menit 6, memaksimalkan bola liar hasil buangan stopper Persiwa, Didier Kouto mengamankan sergapan Dendi dan Sunarto. Sayang, laju Fachrudin yang menerima sodoran Rony lebih dahulu ditackle Kouto.

Persiwa yang hanya butuh hasil seri untuk bisa lolos ke final dengan keunggulan agregat gol lebih memilih bermain aman, dengan banyak bertahan dan andalkan serangan balik. Hal ini menyusul kemenangan 4-2 atas PSM Makassar di laga perdananya lalu. Bertindak sebagai tim tamu, skuad asuhan Suharno ini tidak gentar meladeni perlawanan Hermawan dkk. Meski harus melanggar pemain Arema kala coba menghadang serangan tuan rumah.
Di menit 21, Arema nyaris mencetak gol andai para bombernya lebih sigap memaksimalkan peluang. Kiper Persiwa, Galih Firmansyah gagal mengamankan bola hingga terlepas liar. Tapi, tidak ada satupun pemain Arema yang mampu menyambar bola itu menjadi gol. Pemain Persiwa cukup bagus dalam menggalang pertahanan. Strategi ini cukup menyulitkan pemain Arema untuk mengoyak jala gawang lawannya.

Persiwa baru membuka peluang melalui akselarasi kapten, Pieter Rumarophen menit 33. Beruntung, shoting pemain bernomor punggung 10 ini melambung di atas mistar gawang kiper Arema, Achmad ‘AK’ Kurniawan. Sementara, serangkaian serangan Arema yang dimotori Rony dan Juan Revi dari lini tengah masih mudah kandas dihadangan pemain belakang Persiwa. Hingga melewati seminet waktu tambahan, skor kacamata tidak berubah hingga turun minum.
Memasuki awal babak kedua, Arema memasukkan pemain sayap M Ridhuan masuk menggantikan Sunarto. Musafri yang di babak pertama lebih beroperasi di sayap, digeser ke depan, dan sayap kanan ditempati Ridhuan. Sedangkan, Persiwa memasukkan Li Hou Juan menggantikan Pieter. Singo Edan tetap berinisitif langsung menekan lawannya dengan tusukan dan permainan cepat satu dua sentuhan.

Arema berhasil membuka keunggulan 1-0 atas Persiwa usai Fachrudin sukses mencetak gol lewat titik putih menit 50. Penalti ini diberikan wasit Aeng Suarlan (Bandung) usai Dendi yang melalukan tusukan dilanggar bek sayap Isack Konon dengan sebuah tarikan. Gol ‘Si Goyang Gergaji’ disambut gemuruh sorak-sorai Aremania yang dibuat sport jantung karena timnya yang tampil mendominasi dan menyerang tak kunjung cetak gol.

Setelah laga sempat terhenti akibat kepulan asap dari petasan Aremania, Persiwa coba tampil menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Namun, barisan belakang Arema yang digawangi Waluyo dan Purwaka masih cukup tangguh. Singo Edan membalasnya dengan serangan lewat heading Musafri di menit 59, memaksimalkan crossing Dendi. Tapi, kiper Persiwa asal Malang ini berhasil menangkapnya dengan terbang.

Upaya tim berjuluk Badai Dari Pegunungan, julukan Persiwa berhasil membuat skor imbang 1-1 di menit 63. Dari sebuah crossing Imanuel Padwa, sriker Alan Arrrangear mengirimkan bola heading yang tidak mampu dihadang AK. Gol ini sempat membuat diam Aremania yang sangat berharap Arema bisa memenangi laganya. Pasca gol itu, runner up Super Liga 2008-2009 ini terus tampil menekan.

Duet lini depan Persiwa, Alan dan Ji Hou beberapa kali percobaan, tapi belum berbuah hasil. Isack diganjar kartu kuning usai menendang bola yang sudah keluar ke arah bench Arema menit 66. Singo Edan nyaris unggul menjadi 2-1 andai gol TA Musafri di menit 71 tidak dianulir wasit. Mantan pemain Persija Jakarta sekaligus pencetak gol tunggal kemenangan Arema atas PSM lalu itu dinilai wasit lebih dahulu lakukan pelanggaran.

Memasuki 15 menit terakhir, kedua tim melakukan pergantian atas pemainnya. Pelatih Arema, Miroslav ‘Miro’ Janu kembali melakukan pergantian pemain. Rony diganti Tomy Pranata, kemudian Fachrudin diganti Wahyu Gunawan. Sedangkan di kubu Persiwa, Alex Yarangga digantikan Firly Afriansyah. Di menit 82, kartu kuning kedua diterima Persiwa, setelah Ferdinand Sinaga lakukan diving dan dinilai wasit mengulur-ulur waktu.

Arema yang tidak mau kehilangan peluang lolos ke final, coba terus mengurung pertahanan Persiwa. Hanya saja, finishing touch tim juara Super Liga tersebut kali ini cukup buruk. Sehingga, segudang peluang yang dihasilkan hingga menyelesaikan tiga menit tambahan di babak kedua selalu tidak memenuhi sasaran. Skor imbang 1-1 bertahan hingga wasit Aeng meniup peluit panjang tanda laga berakhir. Arema pun gagal menembus final, tiket itu diraih Persiwa. Keduanya, sama-sama mengoleksi 4 poin, hanya Persiwa unggul agregat gol. (poy/bua/avi)MP


Home Home

Troli  

(kosong)

Testimoni Pelanggan

Sandal Roman Camelonya keren dan unik...sudah diterima dengan baik.


Wahyu - Aremania Kaltim

Blog Arema Indonesia

Arema sikat Persiwa 4 - 0 (2011-02-10)

Kali ini Arema Indonesia turun dengan komposisi terbaiknya minus Esteban "Guillotine" Guillen yang akumulasi kartu kuning.

Arema Tumbangkan Persipura Jayapura (2011-02-06)

AremaPermainan ovensif ditunjukkan kedua kesebalasan saat tuan rumah Arema Indonesia menjamu tamunya Persipura Jayapura, Minggu (6/2/2011) malam di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Lihat daftar blog