Kegagalan Pesijap membawa pulang poin, karena dikalahkan Arema 2-0 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (20/10/2010)
adalah akibat strategi yang dipakai Suimin Diharja, sang pelatih gagal diterapkan oleh anak asuhnya.
Hal itu diungkapkan pelatih Persijap Jepara Suimin Diharja saat jumpa pers bersama puluhan wartawan usia pertandingan. Menurutnya, pihaknya menerapkan sistem seranga penuh sampai menit ke 70.
”Itu strategi kami. Namun, strategi itu gagal diterapkan oleh anak-anak kami di lapangan. Stretegi menyerang itu hanya mampu diterapkan sampai menit ke 30. Kalau berhasil sampai menit ke 70, Persijap akan menang,” tegasnya.
Namun, kata Suimin, walaupun anak asuhnya kalah dengan Arema, ia tetap mengatakan bahwa penampilan Persijap di Stadion Kanjuruhan itu sudah cukup bagus. ”Hanya belum mengkarakter saja. Kedepan kami akan membentuk pemain itu berkarakter sepakbola pesisir. Yakni, bermain tegas, tapi bukan kasar,” katanya.
Ditanya soal sikap wasit yang dipimpin Sulistioko asal Bandung, yang saat permainan itu terlihat miring ke pemain Arema, Suimin enggan berkomentar. ”Walah, bosan bicara wasit terus. Seperti itu Indoensia,” katanya.
Sementara itu, menurut keterangan Miroslav Janu, anak didiknya dalam laga melawan Persijap Jepara itu cukup bermain bagus. ”Sore ini, anak-anak kami bermain bagus. Namun, harus terus diasah lini depan dan tengahnya,” katanya.
Namun, Janu mengaku, sebelum bertanding, ia mengira bahwa Persijap Jepara masih lebih hebat dari Persibo Bojonegoro. Namun hal itu malah anggapan salah. ”Ternyata Persibo dan Persijap Jepara itu sama-sama tim bagus dan berkualitas,” katanya.
Sementara itu, dari hasil pertandingan Arema lawan Persijap itu, hingga pertandingan usai, skor masih 2-0 atas Arema. Gol pertama diciptakan Esteban pada menit 17. Dan di babak kedua, gol tercipta lagi dari kaki kanan M Ridhuan di menit 70. ya khirnya Arema tetap unggul 2-0. beritajatim.com
Produk Kosong
Ongkos Kirim
Rp. 0
Total
Rp. 0
Harga tanpa pajak
Sandal Roman Camelonya keren dan unik...sudah diterima dengan baik.
Wahyu - Aremania Kaltim
Kali ini Arema Indonesia turun dengan komposisi terbaiknya minus Esteban "Guillotine" Guillen yang akumulasi kartu kuning.
Permainan ovensif ditunjukkan kedua kesebalasan saat tuan rumah Arema Indonesia menjamu tamunya Persipura Jayapura, Minggu (6/2/2011) malam di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.