MALANG-Rencana manajemen Arema untuk mendatangkan stopper asing yang digadang-gadang menggantikan posisi Pierre Njanka
direalisasikan pada saat latihan Arema di lapangan Abdurrahman Saleh, kemarin sore. Latevi Julies, stopper asal Togo ini datang sendiri bersama pemain Arema lainnya naik bus dari mess. Pemain dengan tinggi 184 centimeter ini mengaku, kedatangannya masih dalam proses seleksi oleh tim pelatih Arema.
“Ya, saya masih seleksi. Saya baru pertama kali ini datang dan bermain di Indonesia. Saya rasa Arema tim yang bagus, dan seleksi disini bagus,” ungkap Letevi ditemui usai latihan, kemarin sore. Pemain yang masih belum bisa berbahasa Indonesia, dan sedikit berbahasa Inggris ini mengaku pernah memperkuat Timnas Togo. “Lihat nanti, saya masih seleksi,” sebut pemain yang mengaku berumur 28 tahun ini.
Latevi menjadi satu-satunya stopper asing yang mengikuti seleksi kemarin sore. Sayangnya, kedatangan pemain yang datang atas rekomendasi agen pemain asing PT Indobola Mandiri ini dianggap pelatih Arema, Miroslav Janu kurang tepat.
Pasalnya kedatangan Latevi bersamaan dengan persiapan Arema jelang pertandingan lawan Persiba Balikpapan, Rabu (19/1) besok. Sehingga pada sesi latihan kemarin, Miro mengaku belum bisa melihat kualitas Latevi.
“Saya tidak bisa lihat, karena sore ini kita latihan taktik, kita tidak mungkin menggelar game, karena dekat pertandingan, pemain nanti kelelahan. Nanti saya mau lihat lagi permainannya,” ungkap Miro perihal proses seleksi Latevi.
Menurut rencana, sehari setelah pertandingan Arema lawan Persiba, tepatnya Kamis (21/1) pagi, Miro akan menggelar game khusus pemain yang tidak tampil. Disitu, akan dipantau kualitas Letevi dalam sebuah game.
“Ya, nanti saya lihat dia setelah lawan Persiba. Saya rasa dia datang tidak tepat waktu, karena sekarang saya tidak bisa game, dan saya juga tidak punya banyak waktu, karena Arema persiapan lawan Persiba,” jelas Miro.
“Jadi saya belum bisa bicara soal kualitas pemain seleksi ini, saya sekarang konsentrasi untuk persiapan tim lawan Persiba, nanti saya akan lihat permainannya,” yakin pelatih asal Republik Ceko ini. (bua/jon) MalangPost
Produk Kosong
Ongkos Kirim
Rp. 0
Total
Rp. 0
Harga tanpa pajak
Sandal Roman Camelonya keren dan unik...sudah diterima dengan baik.
Wahyu - Aremania Kaltim
Kali ini Arema Indonesia turun dengan komposisi terbaiknya minus Esteban "Guillotine" Guillen yang akumulasi kartu kuning.
Permainan ovensif ditunjukkan kedua kesebalasan saat tuan rumah Arema Indonesia menjamu tamunya Persipura Jayapura, Minggu (6/2/2011) malam di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.